belajar forex

Tutorial Belajar Membaca Candlestick forex

Tutorial Membaca Candlestick forex
Saat memutuskan untuk mulai berinvestasi dalam forex, maka Anda harus memiliki pengetahuan yang baik tentang cara kerja forex itu sendiri. Hal ini akan sangat berguna dan bisa membantu Anda untuk lebih mudah dalam memahami dan mempraktekkan cara bermain forex dengan benar. Ada banyak hal yang wajib Anda pelajari dalam hal ini, salah satunya adalah melakukan analisa teknikal dengan tepat. Sebagaimana dalam investasi lainnya, di dalam forex juga analisa akan sangat dibutuhkan, sebab hampir semua keputusan yang akan Anda ambil di dalam forex membutuhkan pertimbangan serta analisa yang akurat. Jangan sampai Anda salah mengambil keputusan dan mengalami kerugian, hanya karena tidak memiliki kemampuan yang baik dalam analisa teknikal.
Cara belajar forex dan memahami analisa teknikal dengan mudah, bisa Anda lakukan dengan mempelajari candlestick terlebih dahulu. Candlestick merupakan satu di antara sejumlah metode analisa teknikal yang kerap digunakan di dalam trading forex secara online. Dalam hal ini, Anda akan membuat analisa berdasarkan pergerakan candlestick sebelumnya dan membuat perkiraan pada pergerakan selanjutnya (baik itu bearish ataupun bullish). Di dalam prakteknya, pergerakan harga yang terlihat pada candlestick merupakan aksi tekanan yang lahir dari pembeli dan penjual, di mana hal inilah yang kemudian membentuk candlestick yang lebih bervariasi.

Sebagaimana cara membaca grafik forex lainnya, untuk membaca candlestick Anda harus memahami indikasi terbentuknya candlestick terlebih dahulu. Berikut ini adalah 2 kondisi terbentuknya candlestick:
Bila terdapat banyak pembeli di dalam pasar, maka pergerakan harga pasar akan bullish dan berakhir pada penutupan di atas harga awal pembukaan. Candlestick seperti ini disebut dengan bullish candlestick.
Bila terdapat banyak penjual di dalam pasar, maka pergerakan harga akan bearish dan berakhir pada penutupan di bawah harga awal pembukaan. Candlestick seperti ini disebut dengan bearish candlestick.
Selanjutnya, cara membaca candle ini dapat Anda identifikasi dengan melihat bentuk atau arah pergerakannya.

Berikut ini adalah 5 poin penting yang wajib Anda cermati dalam hal tersebut:
Perang di antara bullish dan bearish
Saat harga terlihat mendominasi pasar, maka candle juga melakukan pergerakan ke arah sana. Misalnya, saat pembeli mendominasi pasar, maka pada saat bersamaan cancle juga bergerak bullish. Hal ini akan berlangsung selama tidak ada perlawanan dari penjual.

Candlestick terlihat bergerak cepat
Jika candlestick menjadi lebih besar dari sebelumnya (ukuran), maka hal ini menunjukkan adanya antusiasme pasar yang cukup besar. Dalam hal ini, biasanya ada banyak trader yang membuka posisi, sehingga arah trend menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Candlestick terlihat bergerak lambat
Terjadinya perlambatan pada candlestick merupakan kondisi terbalik dari antusiasme, di mana para trader justru ragu untuk membuka posisi. Keraguan yang dirasakan para trader ini bisa saja muncul akibat berbagai hal, misalnya: oversold, trend terlalu tinggi, overbought, trend terlalu rendah, atau bahkan karena support dan resistance. Dalam kondisi seperti ini, di mana tidak ada trader yang mencoba membuka posisi, maka trend akan melambat dan pasar tidak memiliki kekuatan.

Candlestick berbalik arah
Pada posisi overbought ataupun oversold, biasanya para trader akan mencoba mengakhiri dan mengubah arah trend yang sedang terjadi. Biasanya hal ini akan dilakukan dengan test market, sehingga menimbulkan candlestick panjang yang berlawanan arah dengan candlestick sebelumnya.

Candlestick berdivergensi
Kondisi seperti ini akan terjadi saat trader berupaya untuk mendapatkan harga terbaik, di mana sejak awal mereka telah mengetahui adanya kondisi pasar yang akan mengalami perubahan arah (berbalik arah dari trend sebelumnya). Hal ini dapat dilihat melalui indikator teknikal yang menunjukkan timbulnya potensi divergensi.